Di Persija dan Debut Gian Zola ,Peran Baru Tony Sucipto


Di Persija dan Debut Gian Zola ,Peran Baru Tony Sucipto – Pertemuan Persija Jakarta dan Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno,Taruhan Bola Rabu (10/7/19) sore masih meninggalkan diskusi di antara para Penggemar maupun Pengamat sepakbola Nasional (Liga-indonesia.id 10/7/19).

Di Persija dan Debut Gian Zola ,Peran Baru Tony Sucipto

Diskusi berkembang terhadap posisi baru seorang Tony Sucipto dalam skuad Persija dan debut pemain muda Timnas U-23, Gian Zola untuk Persib dalam menghadapi Persija. Pada laga sore yang cerah selanjutnya ke dua pemain sudah menyatakan performa yang sangat impresif.

Hal yang jadi perhatian dalam formasi Persija adalah adanya posisi baru bagi pemain full back, Tony Sucipto. Pelatih Persija, Julio Banuelos menempatkannya sebagai gelandang bertahan.

Tony sendiri pernah berseragam Maung Bandung selama delapan musim.Taruhan Bola Kendati demikian, Tony selamanya bermain sangat professional menghadapi mantan klubnya.

“Pertandingan itu adalah layaknya pertandingan-pertandingan biasanya. Tidak ada yang istimewa. Rivalitas ke dua klub kebanyakan sarana yang membesarkannya. Tapi kalau kejadian di lapangan, mirip saja. Jadi pertandingan di lapangan layaknya biasa. Karena aku sudah jadi pemain Persija, jadinya fokus aku untuk Persija. Saya akan profesional,” ungkap Tony dalam jumpa Pewarta sebelum akan laga layaknya dilansir Persija.id (9/7/19).

Tony bersama dengan peran barunya sukses memotong setiap alur serangan Persib yang digalang oleh gelandang serang mereka. Baik Mihelic maupun Gian Zola selamanya berhadapan segera bersama dengan Tony.Agen Sbobet Perebutan ketat di antara mereka sangat menarik diikuti. Terutama ketika setiap pergerakan Gian Zola selamanya ditempel ketat seniornya pernah di Persib.

Dua pemain partner Tony di lini tengah yaitu Bruno Matos dan Rohit Chand lebih banyak mendukung serangan Persija. Mereka mendukung Riko dan Yogi Rahadian terhadap posisi sayap. Marko Simic terhitung siap menerima setiap assis dari mereka.

Kerap kali serangan Persib kandas dikaki Tony Sucipto khususnya terhadap babak pertama. Alur bola skuad Maung Bandung terputus di tempat yang dikuasai Tony. Oleh karena itu sebagian kali Persib selamanya melakukan umpan panjang kepada Ezechiel di tempat penalty Persija.

Pada babak pertama selanjutnya Persib sangat kehilangan agresivitas mereka. Setiap serangan selamanya membentur pertahanan Macan Kemayoran lebih-lebih pada mulanya bola sudah kandas dikaki Tony Sucipto. Persija memaksa Persib untuk bertahan menerima setiap gelombang serangan yang dimotori Riko, Yogi, Bruno dan Rohit.

Keseimbangan transisi positif ke negative atau sebaliknya terhitung sukses diperankan oleh seorang Tony Sucipto. Adanya Tony di lini signifikan ini sebagai gelandang bertahan memelihara keseimbangan Persija.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tinjauan Agen Poker Yang Terpercaya!

AsikBet Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
Bola828 Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
FS88BET Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs